News That Matters
Shadow

Pelatihan BTCLS Di Jogja Basic Trauma and Cardiac Life Support

Apakah yang dimaksud dengan BTCLS? Perlukah kita mengikuti pelatihan BTCLS tersebut?

Mungkin bagi orang awam akan kebingungan ketika menemui istilah BTCLS sebab istilah tersebut sangat asing ditelinga orang yang awam. Namun lain halnya dengan para ahli kesehatan, perawat, dokter, perawat tidak asing dengan istilah BTCLS ini.

Bagi para ahli kesehatan atau yang tergabung didalamnya seperti, dokter, perawat, bidan sangat perlu mengikuti pelatihan BTCLS apalagi bagi mereka yang masih baru dipekerjakan sebagai dokter perawat atau bidan. Pelatihan tersebut diadakan untuk perbaikkan kualitas SDM supaya tidak salah langkah ketika menangani para pasien.

BTCLS yang merupakan kepanjangan dari basic trauma cardiac live support. BTCLS adalah sebuah pelatihan dasar yang wajib diikuti oleh para perawat yang berfungsi sebagai penanganan lebih cekatan ketika menghadapi masalah pasien yang mengalami trauma atau gangguan serkulasi pada system kardio-polmuner. Hal itu salah satu permasalahan pasien yang sangat gawat darurat.

Penanganan tersebut harus dilakukan oleh perawat guna memberikan bantuan dasar kelangsungan hidup, sehingga dengan begitu dapat menyelamatkan jiwa dan mengurangi laju organ yang mengalami kerusakan serta meminimalisir angka kematian juga kecacatan bagi penderita.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa perawat merupakan seseorang yang memberikan pelayanan kesehatan dengan pendekatan bio psiko sosio cultural. Perawat memiliki peranan sangat penting untuk mencegah munculnya kecacatan atau kematian bagi penderitanya.

Praktik itu hendaknya dilakukan dimana pun perawat itu berada, seperti, di rumah sakit, puskesmas, klinik, atau pun dilingkungan masyarakat setempat.

Seperti halnya di kota-kota lain yang juga menyelenggarakan pelatihan BTCLS guna memoles tingkat kualitas perawat, di Yogyakarta ini juga sangat diperlukan pelatihan BTCLS sebab di kota istimewa ini banyak sekali universitas yang membawa nama kesehatan, atau pun keperawatan. Sungguh sangat penting hal tersebut dilakukan, karena mengingat kebutuhan yang semakin mendesak.

Selain itu pelatihan BTCLS perlu dilakukan di Yogyakarta, juga harus benar-benar diperhatikan oleh para perawat yang ada di kota budaya ini. Jangan sampai merasa sudah mahir sehingga menyepelekan pelatihan tersebut, sebab masalah pasien bukan masalah yang ringan, melainkan masalah yang memerlukan pemikiran yang mendalam.

Disamping itu, dalam menangani pasien yang gawat darurat harus cepat sigap dan tidak salah langkah. Karena itulah perlu diadakan pelatihan BTCLS di kota Yogyakarta ini.

Tujuan diadakannya pelatihan BTCLS ini adalah sebagai upaya untuk para perawat atau pun para tenaga medis lain cepat tanggap dalam menangani pasien yang mengalami gawatdarurat atau mengalami trauma. Tidak hanya itu saja, perawat juga dituntut untuk menangani pasien yang mengalami kardiovaskuler yang yang termasuk didalamnya, penyakit jantung yang akut dan juga arythmia lethal.

Melalui pelatihan itulah para perawat akan dibimbing bagaimana cara menggunakan alat automatic external defibrillator yang merupakan alat basic standar internasional. Setelah para peserta mengikuti pelatihan BTCLS diharapkan mampu menangani kasus-kasus para pasien yang mengalami gawat darurat atau trauma, khususnya kasus-kasus kecelakaan lalu lintas, kecelakaan dalam perusahaan seperti kebakaran, atau bagi pasien yang trauma akibat bencana alam yang menimpa.

Pelatihan BTCLS di Jogja ini ditujukan kepada para perawat yang sudah bekerja baik dalam rumah sakit, puskesmas, klinik dan para mahasiswa keperawatan tingkat akhir supaya lebih matang ketika memasuki dunia kerja nanti.Manfaat mengikuti pelatihan BTCLS:

  • Setelah mengikuti pelatihan BTCLS di Jogja peserta memperoleh ilmu yang sangat tak ternilai harganya.
  • Setelah mengikuti pelatihan BTCLS di Jogja para peserta memahami system penanggulangan para pasien yang mengalami gawat darurat terpadu.
  • Para peserta mampu memahami konsep-konsep dasar penanggulangan penderita yang mengalami gawat darurat kardiovaskuler dan trauma yang sesuai dengan standar internasional.
  • Para peserta mampu mengenali dengan cepat keadaan para pasien yang nyawanya terancam karena mengalami gawat darurat kardiovaskuler dan trauma.
  • Para peserta mampu menangani para pasien yang mengalami gawat darurat kardiovaskuler dan trauma yang berdasarkan prioritas masalah.
  • Para peserta mampu melakukan triage baik dilokasi bencana maupun di unit gawat darurat (UGD).
  • Para peserta menjadi memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam penanggulangan para pasien yang mengalami gawat darurat kardiovaskuler dan trauma yang memadai untuk bekerja di UGD, ICU, kliniks, ambulans darurat, puskesmas.

Demikian ulasan mengenai Pelatihan BTCLS Di Jogja. Semoga bermanfaat.